Loading...
Buku

Buku Putih Pertahanan Indonesia

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang berada di antara dua samudera dan dua benua memiliki posisi geografis unik dan strategis. Posisi ini menempatkan Indonesia berbatasan laut dan darat secara langsung dengan sepuluh negara di kawasan. Indonesia juga memiliki perairan sebagai salah satu urat nadi perdagangan internasional yang menjadikan Indonesia rentan terhadap sengketa perbatasan dan ancaman keamanan yang berdampak terhadap instabilitas baik di dalam negeri maupun kawasan. Sebagai negara kepulauan dan negara maritim, Indonesia sangat berkepentingan dalam menciptakan keamanan di kawasan, termasuk keamanan maritim dalam rangka mendukung kepentingan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia (PMD). Oleh karena itu, tata kelola sumber daya alam, wilayah perbatasan, dan pertahanan yang handal sangat diperlukan. Dalam konteks hubungan internasional, Indonesia tetap mengedepankan politik bebas aktif yang berpedoman pada prinsip cinta damai tetapi lebih cinta kemerdekaan dan kedaulatan, serta berpandangan bahwa negara tetangga merupakan sahabat yang memiliki komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan. Oleh karena itu, memperbesar persamaan dan memperkecil perbedaan dalam penyelesaian masalah perlu diutamakan serta mendorong perdamaian sesuai prinsip-prinsip dasar Piagam PBB. Perkembangan lingkungan dan konteks strategis yang dinamis senantiasa membawa perubahan terhadap spektrum ancaman yang kompleks dan berimplikasi terhadap pertahanan negara. Kompleksitas ancaman digolongkan kedalam pola dan jenis ancaman yang multidimensional berupa ancaman militer, ancaman nonmiliter dan ancaman hibrida yang dapat dikatagorikan dalam bentuk ancaman nyata dan belum nyata. Dengan demikian, pertahanan negara kedepan memerlukan keterpaduan pertahanan militer dan pertahanan nirmiliter melalui usaha membangun kekuatan dan kemampuan pertahanan negara yang kuat dan disegani serta memiliki daya tangkal tinggi. Pertahanan negara disusun dalam suatu sistem pertahanan semesta untuk mencapai tujuan nasional. Pertahanan semesta pada hakikatnya adalah suatu pertahanan yang melibatkan seluruh warga negara sesuai peran dan fungsinya. Keterlibatan setiap warga negara dalam pertahanan negara sesuai amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, diimplementasikan dalam wujud program bela negara atas dasar kecintaan terhadap Tanah Air. Program bela negara dicanangkan untuk kurun waktu 10 tahun ke depan akan mencapai 100 juta warga negara yang militan dan program ini akan terus dikembangkan seiring kebutuhan pertahanan negara.
Buku Putih Pertahanan edisi ini merupakan pemuktahiran dan pernyataan kebijakan pertahanan sebagai pedoman bagi penyelenggaraan fungsi pertahanan negara yang diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan serta memenuhi kebutuhan para pemangku kepentingan dan masyarakat luas untuk memahami kebijakan pertahanan negara. Buku Putih Pertahanan ini disebarluaskan kepada masyarakat umum, baik domestik maupun internasional, sebagai salah satu instrumen dalam menjalin kerja sama pertahanan dengan negara lain guna membangun rasa saling percaya, kesetaraan, dan menghormati.

PDF download disini


Tinggalkan Balasan