Loading...
Opini

Pentingya Penjaminan Lulusan LPTK sebagai Tenaga Pendidik

 

 

Perkembangan pendidikan dari calon guru sejatinya bukan bentuk lemahnya mutu LPTK. Karena LPTK juga punya penilaian khusus terkait mutu pendidikan yang diselenggarakan oleh badan penjaminan mutu yang diselenggarakan oleh negara sendiri. Berbeda jika  penilaian mutu tersebut dicampuri sebagai politik. Bukan berarti politik ini sebagai actor keruh,, tetapi dasar dari politik adalah kepentingan. Tergantung kepentingan apa yang akan diambil oleh setiap lptk demi menjamin mutu yang akan di angaktnya.

 

Terkait dengan lulusan guru dari LPTK yang sudah memiliki akreditasi baik, justru sekarang ini diserang bukan karena mutu. Tetapi karena kejenuhan dalam mencari alasan yang dia punya terkait ilmu, pasioan, kreatifitas dalam mengajat sampai pada kecintaaan dalam mengajar sendiri tidak memiliki tujuan sebenarnya. Kejenuhan ini bersumber dari banyak hal,


Pertama, kurangnya ketersediaan lapangan pekerjaan yang sudah menjadi idaman, sekalipun ada pada sector yang sesuai seperti sekolah, hasilya tidak bisa merubah hidupnya lebih baik. Bayangkan seorang yang sudah memiliki sertifikat guru professional harus mengajar di sekolah negeri dengan gaji yang begitu kecil. Kurangnya ketersediaan posisi guru sendiri juga berkaitan dengan masa masa pension guru guru lama yangs ekarang menjadi 60 tahun sehingga berdampak pada pembelajaran yang dilakukan oleh setiap sekolah. Intrsospeksi pada tubuh system pemberdayaan guru hharus segera diperbaiki, jika koefisiensi pendidikan lebih baik untuk mutu pendidikan di kelas yang harus mengikuti perkembangan IT sampai pada kurikulum yang relevan. Artinya ekstrimnya adalah guru saat ini yang ditelaah adalah generasi era soeharto yang masih bingung tentang peradaban keilmuan yang berkembang.

Kedua mutu ilmu dari lulusan LPTK rendah karena ada kesengajaan. Baik dari rekruitmen yang belum secara baik dilakukan karena setiap prodi memiliki peminat masing masing. Sehingga perlu penyaringan yang lebih ketat atau pada proses pembelajaran dari tingkat dasar sampai kuliah. Sisitem yang dulu untuk lulus SMA sangat ditentukan oleh UN  sekarang dibelaskasihani dengan percampuran penilaian kelas dan keterampilan. Ini sangat bagus sebenarnya, tetapi koefisiensi dari nilai nilai yang diberikan guru harus secara real dan bukan karena kasihan atau kekerabatan. Sama halnya dengan di perguruan tinggi, keberadaan rasa belas kasihan biasanya akan terlihat pada penilaian baik  di tiap semester atau pada ujian akhir skripsi. Jika di biarkan ya akan menjadi sebuah hiden system dibalik keterjaminan mutu yang berbatasan pada kualitas diri orang dan lulusan LPTK.

Ketiga mutu pendidikan  LPTK kurang mendapat perhatian sebenarnya baik dalam berbagai bidang strategis di lingkungan kenegaraan. Banyak actor actor yang bergerak di bidang kependidikan tidak diisi oleh orang orang lulusan LPTK. LPTK ini memang perlu di tekan sebagai sumber kawah candradimuka untuk menciptakan guru guru professional atau actor strategis. LPTK lama kelamaan akan diserang oleh berbagai LPTK itu sendiri jika tidak dibatasi oleh kebutuhan pendidik dan pendidikan di Indonesia karena masyarakat umum masih menganggap pendidikan dan kesehatan adalah bidang paling dominan untuk dijadikan cara meningkatkan kualitas diri . Sekarang LPTK yang paling bagus di Indonesia itu apa ? semakin banyaknya LPTK yang ada, justru koefisiensi nya sebagai kawah candradimuka justru berbanding terbalik karena banyak LPTK LPTK yang menawarkan kebutuhan pendidikan dominan yang menjadi stereotip masyarakat saat ini hanya untuk mendapatkan keuntungan finansial saja.

Kesimpulanya adalah, jika ingin melihat mutu  dari lulusan LPTK sebenarnya perlu perhatian khusus terhadap lulusan LPTK. MEmakai jasa dari lulusan lptk dalam berbagai bidang strategis atau dunia pendidikan harus dilakukan dan diperhatikan. Contoh misalnya setelah PPG ini dari proses rekruitmen bahkan mengabdi harus memiliki tujuan khusus. Bukan dihapuskan seperti GGD. Karena kita adalah manusia yang berilmu dan memiliki passion dalam mengajar. OKe, penguasaan materi itu penting bagi seorang guru, tapi mengajar adalah sebuah seni. Dan seni itu merupakan bakal yang dilatih, bukan penguasaan materi penuh.

Tinggalkan Balasan