Loading...
Opini

Peran Organisasi Masyarakat (FPI)

Keberagaman Indonesia adalah perwujudan sebuah anugrah dari kekuasaan Tuhan yang maha esa. Unsur unsur yang sangat melekat dalam perbedaan di dalam Indonesia adalah adanya pluralisme baik dari segi suku, agama, ras dan antar golongan. Keberagaman ini juga menjadikan bangsa ini kuat dan memiliki falsafah hidup khas yang tidak dimiliki oleh bangsa lain. Keberadaan pancasila sebagai landasan idiil atas plularisme unsur unsur tersebut memberikan pengertian terhadap meminimalisir perdebatan, sentimentil golongan dan sikap intolerasi. Kesadaran atas perbedaan merupakan faktor dominan tersendiri bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Warga negara adalan peranan penting untuk menentukan sikap terhadap keberadaan perbedaan yang telah ada. Keberagaman ini bagi pelaku pemerintahan yang memberikan pengayoman, penetralisir dan penyeimbang bagi kehidupan berbangsa dan bernegara juga memberikan fokus perhatian terhadap perbedaan. Dasar hukum berupa UUD 1945 dan aturan perundang undangan menjadi taji tersendiri untuk pengaturan bangsa beserta aparat terkait.


Sisi lain dari bentuk represif bagi bangsa ini untuk mengakomodir perbedaan yang membuat kebinekaan ini membentuk sebuah asa satu demi kasatuan bangsa adalah memberikan ruang gerak sebebas bebasnya bagi seluruh lapisan masyarakat untuk membentuk sebuah organisasi. Organisasi, perkumpulan atau perserikatan merupakan bentuk nyata yang menjadikan bangsa ini memiliki sikap toleran terhadap pluralisme. Tentunya dalam pembentukan perserikatan memiliki aturan aturan yang mewujudkan keberagaman dan mampu memberikan keuntungan tersendiri bagi kalangan suku,ras,agama dan antar golongan.

Front Pembela Islam (FPI) merupakan salah satu kajian menarik dari puluhan ribu organisasi atau perserikatan yang ada di dalam tubuh bangsa indonesia. Pergerakan dari FPI sendiri adalah organisasi berbasis agama yang membentuk dan beratas nama agama, Apalagi dalam basis agama mayoritas Indonesia. Perkembangan organisasi ini tentu memiliki peran terhadap bangsa indonesia karena hingga saat ini FPI masih eksis sebagai organisasi islam yang kuat. Ditambah lagi patron patron aktor organisasi merupakan tumpuan dari sebuah partai politik yang berkecimpung dalam kegiatan kenegaraaan.Namun sangat disayangkan, keberadaan FPI sendiri justru membuka kran intoleransi baik dalam hal kebebasan beragama, berserikat, bahkan sampai timbulnya aksi  pelanggaran Hak Asasi Manusia. Demikian keberadaan FPI menjadi sentral dan perlu di kaji sebagai bentuk organisasi masyarakat untuk memberikan peranan positif bagi kelangsungan berbangsa dan bernegara sesuai amanat pembukaan Undang Undang dasar 1945.

Pembahasan Lebih bisa di Download disini :

Tinggalkan Balasan