Loading...
Materi PembelajaranPembelajaran

SUMBER-SUMBER ENERGI DI ALAM

Image by Kenueone from Pixabay
Sumber energi adalah segala sesuatu yang dapat menghasilkan energi. Berdasarkan ketersediaannya di alam, sumber energi dikelompokkan menjadi sumber nergi terbarukan (renewable energy source) dan sumber energi tak terbarukan (non-renewable energy source)

SUMBER ENERGI TERBARUKAN


Energi terbarukan adalah energi dari sumber daya alam yang secra alamiah dapat tersedia kembali dalam kurun waktu yng sebanding dengan umur manusia. Energi terbarukan juga tersedia dalam jumlah melimpah dia alam sehingga tidak akan habis dalam jangka waktu lama. Energi terbarukan meliputi energi angin, matahari, air, geotermal, dan biosama.

  • Angin

Angin adalah udara yang bergeak karena adanya perbedaan suhu dan tekanan udara. Angin bertiup dari daerah bertekanan tinggi ke daerah bertekanan lebih rendah. Daerah bersuhu tinggi akan bertekanan rendah. Sebaliknya, daerah bersuhu rendah akan bertekanan tinggi.

Angin akan membawa energi kinetik. Energi kinetik ini akan digunakan untuk menggerakkan turbin. Scara tradisional. Angin digunakan sebagai penggerak kincir angin yang terhubung dengan peralatan mekanis seperti penggiling biji-bijian atau pompa air. Sedangkan secara modern, angin dimanfaatkan sebagai penggerak turbin pembangkit listrik tenaga bayu. Energi yang tersedia dari angin merupakan fungsi dari kecepatan angin. Ketika kecepatan angin meningkat, energi keluarannya juga meningkat hingga ke batas maksimum energi yang mampu dihasilkan oleh turbin tersebut.

  • Matahari

Matahari adalah bintang terdekat dengan bumi yang menjadi sumber energi utama di bumi. Energi matahari dihasilkan melalui proses reaksi fusi nuklir yang terjadi di dalam inti matahari. Energi yang mampu dihasilkan oleh matahari di dalam intinya tiap detik sekitar joule. Energi sebesar ini kemudian ditransmisikan keluar inti dalambentuk gelombang elektronagnetik.

Energi matahari yang mengenai bumi selama satu jam cukup untuk memenuhi kebutuhan nergi penduduk bumi selama setahun. Energi matahari rwltif lebih mudah digunakan dan bebas polusi. Secara tradisional, energi matahari dimanfaatkan oleh masyarakat untuk penerangan dan pengeringan. Seiring perembangan teknologi, energi matahari kini dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik. Cahaya dikonversi menjadi listrik menggunakan panel surya atau panel fotovoltaik, sedangkan panasnya dikonversi menjadi listrik dengan menggunakan perangkat solar termal.

  • Air

Air merupakan zat yang sangat melimpah. Jumlahnya diperkirakan mencapai 1,4 triliun kilometer kubik dan menutupi hampir permukaan bumi. Air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah. Perbedaan ketinggian ini mengakibatkan perbedaan energi potensial gravitasi. Akibatnya, terjadi konversi energi dari energi potensial menjadi energi kinetik. Energi konetik ini disalurkan untuk menggerakkan turbin. Dengan menghubungakn turbin dengan generator maka aliran air ini dpat menghasilkan listrik.

  • Geotermal

Energi geotermal muncul sebagai akibat peluruhan radioaktif di pusat bumi yang menyebabkan bumi panas dari dalam. Selain itu, penyinaran oleh matahari dapat menyebabkan kanaikan temperatur permukaan bumi. Ada tigacara pemanfaatan panas bumi, yaitu:

  • sebagai penggerak pembangkit listrik,
  • sebagai sumber kalor yang dimanfaatkan secara langsung dengan menggunakan pipa yang dipasang ke perut bumi,
  • sebagai pompa bahang (kalor)yang dipompa langsung dari perut bumi.

Energi yang dihasilkan berasal dari energi hasil pembentukan planet dan peluruhan.

  • Biomassa

Biomassa merupakan bahan-bahan yang berasal dari makhluk hidup yang dapat digunakan sebgai bahan bakar. Bahan organik maupun limbah. Kayu merupakan sumber biosama terbesar untuk saat ini. Sumber biosama lainnya adalah sisa-sisa hasil pertanian dan hasil hutan serta sampah industri. Gas dari proses pembusukan biosama (biogas) juga merupakan sumber energi.

Cara penggunaan biomassa yang paling sederhana yaitu dengan membakarnya untuk menghasilkan energi panas, misalnya penggunaan kayu bakar untuk memasak. Penggunaan lainnya yaitu untuk menghasilkan bahan bakar cair (liquid biofuel), misalnya etanol. Biomassa juga sering dimanfaatkan untuk membuat bahan bakar cair lainnya yaitu biodisel. Selain itu, melalui proses pemanasan tertutup (tanpa oksigen), biomassa juga digunakan untuk memperoleh bahan bakar gas.

Pada dasarnya energi yang dihasilkan dari biomassa sering disebut sebagai bioenergi. Energi yang dihasilkan oleh biomassa ini dapat berupa kalor, listrik maupun bahan bakar.

 

SUMBER ENRGI TAK TERBARUKAN

Energi tak terbarukan adalah energi yang tidak dapat diperoleh kembali sehingga apabila terus digunakan suatu saat akan habis. Dalam hal ini, sumber energi tak terbarukan dapat berupa sumber daya alam yang pembentukannya tidak mudah dilakukan atau membutuhkan waktu yang sangat lama (hingga jutaan tahun). Oleh karena itu, setelah dieksploitasi, sumber daya alam ini tidak segera atau belum tentu tergantikan dengan yang baru. Sumber energi tak terbarukan yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari yaitu bahan bakar fosil dan nuklir.

  1. Bahan Bakar Fosil
    Bahan bakar fosil termasuk sumber energi tak terbarukan. Karena bahan bakar fosil dihasilkan dari proses alamiah yang terjadi jutaan tahun yang lalu. Bahan bakar ini terbentuk dari sisa-sisa tanaman dan hewan purba yang tertimbun didalam tanah dibawah pengaruh tekanan dan panas yang tinggi. Bahan bakar fosil tersusun atas senyawa-senyawa hidrokarbon. Batu bara, minyak bumi dan gas alam merupakan contoh-contoh bahan bakar fosil yang saat ini menjadi sumber energi yang paling banyak digunakan.

    Minyak bumi dapat ditemukan di darat maupun di laut di cekungan dalam bumi yang dikenal sebagai cekungan sedimentasi. Minyak bumi terbentuk dari sisa-sisa organisme laut dimana akibat dari pengaruh suhu dan tekanan selama jutaan tahun sisa-sisa bahan bahan material tersebut berubah menjadi material hidrokarbon. Selanjutnya material hidrokarbon tersebut disuling menjadi bahan bakar dan berbagai produk turunannya yaitu bensin, solar, kerosen, minyak bakar, dan elpiji.

    Komponen utama gas alam adalah metana (CH4). Metana pada gas alam merupakan senyawa hidrokarbon yang terbentuk ketika sisa-sisa tumbuhan dan hewan purba terjebak di bawah lapisan bumi. Selain komponen utama berupa metana, gas alam kadang juga mengandung eatana, propana, butana, dan pentana. Propana dan butana yang merupakan komponen elpiji yang diekstrak dari gas alam saat pemrosesan.

    Batu bara merupakan salah satu bahan bakar fosil yang terbentuk dari endapan organik, terutama sisa-sisa tumbuhan purba. Unsur-unsur utama penyusun batu bara adalah karbon, hidrogen, dan oksigen.selain itu didalam batu bara juga ditemukan unsur nitrogen dan beberapa zat pengotor lainnya. Batu bara merupakan bahan bakar fosil yang banyak digunakan oleh manusia.

  2. Nuklir
    Untuk menghasilkan energi nuklir diperlukan unsur radioaktif terutama uranium. Meskipun uranium cukup berlimpah, tetapi keberadaanya di alam tersebar di dalam bebatuan, bahkan didalam air laut dan jarang sekali terkonsetrasi disuatu tempat. Ketika dieksploitasi secara besar-besaran, cadangan uranium atau unsur-unsur radioaktif lainnya lama-kelamaan akan habis.

Tinggalkan Balasan