Loading...
Pembelajaran

Optimalisasi Kata Kerja Operasilan (KKO) Kurikulum K13

Komponen penting dalam silabus maupun RPP adalah indikator pencapaian kompetensi. Komponen ini penting karena menjadi dasar untuk menyusun indikator penilaian. Indikator penilaian perlu dirumuskan untuk dijadikan dasar pedoman penialian bagi guru, peserta didik, maupun pengawas di sekolah. Setiap penilaian yang dilakukan melalui tes dan non tes harus sesuai dengan indkator penilaian. Indikator penilaian ini menggunakan kata kerja lebih terukur dibandingkan dengan indikator pencapaian kompetensi.

Rumusan indikator penilaian memiliki batasan-batasan tertentu sehingga dapat dikembangkan menjadi instrumen penilaian dalam bentuk soal, lembar pengamatan, dan atau penilaian hasil karya atau produk, termasuk penilaian diri. Kata Kerja Operasional untuk pengembangan Indikator Silabus dan RPP berdasarkan taksonomi Bloom dibagi dalam beberapa pencapaian kompetensi dasar, yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, mata pelajaran, satuan pendidikan, potensi daerah dan dirumuskan dalam kata kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi


Sebagai pendidik pemahaman akan KKO ini sejatinya menjadi faktor utama sebagai cara terbaik untuk memberikan materi kepada peserta didik atau siswa. KKO ini akan sangat bermanfaat pada kurikulum K13 dalam pemecahan KD menjadi Indikator, dan dari pemecahan tersebut guru akan tahu pencapaian untuk materi dan kompetensi yang harus di berikan.

 

Silahkan Download Link di bawah ini, cara penentuan KKO agar lebih mudah dan tepat dalam Penyusunan RPP K13 :

Tinggalkan Balasan