Loading...
PembelajaranTips

Aplikasi Analisis Butir Soal (Anbuso) Soal K13

Aplikasi AnBuso (Analisis Butir Soal) merupakan program analisis butir soal yang dikembangkan secara sederhana untuk membantu dalam membuat administrasi guru, khususnya yang terkait dengan analisis butir soal. AnBuso dikembangkan dengan program Microsoft Excel sehingga mempermudah guru dalam menggunakannya. Program ini dapat dibuka secara langsung dengan menggunakan Microsoft Excel 2007 ke atas.

Ada beberapa alasan mengapa perlu menggunakan AnBuso, di antaranya adalah:


  • Sederhana programnya
  • Mudah menggunakannya
  • Compatible
  • Praktis penggunaannya
  • Tersedia untuk tes objektif dan essay
  • Ada pengelompokan remedial
  • Hasil analisis dalam format laporan
  • Hasil analisis grafik tersedia
  • Tidak berbayar (Free of Charge)

 

Hal yang Baru dalam aplikasi Anbuso K13

AnBuso pertama kali dibuat pada tahun 2011 dan terus dikembangkan sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan guru dalam melakukan analisis butir soal. Pada AnBuso versi 8 ini yang dikeluarkan pada tahun 2017, ada perubahan yang dilakukan yakni

 

  1. Jumlah peserta tes yang pada versi sebelumnya hanya terbatas pada maksimal 50 ditambah menjadi maksimal 200 orang. Dengan demikian aplikasi ini dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk analisis per kelas melainkan juga untuk gabungan dari beberapa kelas sekaligus.
  2. Menambahkan informasi tentang daya serap siswa untuk masing-masing tes dan daya serap keseluruhan.

 

Hasil Analisis Soal K13

Menu ini menampilkan hasil analisis untuk kualitas soal objektif, sebaran jawaban peserta tes dan kualitas soal essay.

 

Menu Hasil Soal Objektif

Menu Hasil Soal Objektif, berupa Hasil Analisis Butir Soal Pilihan Ganda yang berisi tentang:

– Daya Beda butir soal

 

Kriteria Daya Beda Butir Soal yang baik adalah jika koefisien daya beda melebihi 0,3 (Nunnally & Bernstein, 2009: 304; Kaplan & Saccuzzo, 2005: 176; Azwar, 2003: 153). Sementara itu koefisien antara 0,20 – 0,29 dianggap cukup baik (Alagumalai & Curtis, 2005: 8) dan koefisien di bawah 0,2 dianggap tidak baik sehingga perlu dibuang (Ebel & Frisbie, 1991: 232; Crocker & Algina, 2006: 315). Oleh karena itu kriteria daya beda yang digunakan seperti tertuang dalam Tabel.

Aplikasi Analisis Butir Soal (Anbuso) 8.0 Versi 2018

Aplikasi Anbuso download disini :

Tinggalkan Balasan